25 Usaha di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan

Usaha di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan -- Usaha yang Cocok Dilakukan di Desa, Peluang Usaha di Desa Dengan Modal Kecil Untung Besar, Peluang Usaha di Desa yang Menjanjikan, Bisnis yang Cocok untuk Daerah Pedesaan, Ide Usaha Paling Cocok Dilakukan di Desa, Contoh Usaha di Desa atau Kampung yang Menguntungkan, Peluang Usaha Di Pedesaan.

Kali ini admin akan berbagi informasi tentang 25 Usaha di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan. Informasi ini ditujukan terutama untuk anda yang berada di desa dan ingin menjalankan usaha yang cocok. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

http://www.lokerpns.web.id/

Tinggal di desa bukan berarti tidak bisa berkembang dan sukses. Dimanapun kita tinggal asalkan kita mau merubah diri maka bisa berkembang dan sukses.

Tinggal di sebuah desa bisa memberikan banyak manfaat dan peluang bisnis yang menjanjikan. Banyak sekali peluang usaha yang dapat kamu lakukan di desa. Kamu harus mau bekerja keras untuk memulai usaha / bisnismu agar kesuksesan yang kamu harapkan dapat tercapai.

Jika kamu bingung dengan usaha yang ingin dijalankan, maka kau perlu untuk mengetahui beberapa tips menemukan ide usaha / bisnis sesuai harapanmu, silahkan disimak berikut ini.

4 Langkah Menemukan Ide Usaha / Bisnis di Desa

1. Temukan Potensi Usaha di Desamu

Pertama yang harus dilakukan adalah menemukan potensi usaha yang ada di desamu. Kamu bisa bertanya pada orang tuamu, tetangga, atau berkeliling desa untuk menemukan potensi usaha yang ada di desamu. Lihatlah potensi alam, wisata, kuliner, budaya, atau potensi sosial yang bisa dijadikan peluang usaha.

2. Temukan Potensi Diri

Setiap orang memiliki potensi diri masing-masing, baik yang berasal dari latar belakang pendidikan, latar belakang keturunan, bakat alami, bahkan potensi yang muncul dari hobi.

3. Gabungkan Potensi Daerah dan Potensi Diri

Setelah kamu menemukan potensi dirimu, maka kamu bisa mengaitkan / menggabungkan dengan potensi usaha yang ada di desamu. Dengan begitu, maka kamu bisa menjalani usaha di desa dengan lancar sesuai harapan.

4. Beraksi

Setelah kamu menemukan ide usaha di desa, maka selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menjalankan usaha tersebut. Cari modal, kemudian lakukan usaha tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah menyerah karena memang memulai usaha / bisnis akan mendapatkan banyak tantangan.
Baca juga : Tips Memilih Pekerjaan yang Cocok
Itulah beberapa tips menemukan ide usaha di desa yang sesuai dengan potensi dirimu. Selanjutnya untuk mempermudah kamu dalam menemukan ide usaha / bisnis, disini admin turut membagikan berbagai macam peluang usaha di desa yang menguntungkan.

25 Usaha di Desa Modal Kecil yang Menguntungkan

1. Budi Daya Ikan Lele, Ikan Mas dan Ikan Nila

Budi daya ikan lele, ikan mas dan ikan nila cocok dilakukan di desa, kamu yang memiliki kolam untuk budi daya ikan maka bisa kamu isi dengan ikan lele, ikan mas, atau ikan nila.

Modal yang dikeluarkan tidak begitu besar, tergantung dari banyaknya ikan yang akan dibudidayakan. Harga 1 ekor bibit ikan berkisar antara 100 - 300 rupiah, tergantung dari besar kecilnya bibit ikan tersebut.

Ketika kamu panen, kamu bisa menjual ikan tersebut ke pasar atau menjual dengan berkeliling di desa. Selain itu, kamu bisa menjualnya kepada orang yang berjualan lele bakar, nila bakar atau menjualnya ke rumah makan terdekat. Dengan begitu, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan dari hasil usaha ikan yang kamu jalani.

2. Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik cocok dilakukan di desa karena di desa banyak sekali persediaan makanan jangkrik seperti singkong, daun singkong, dan makanan lainnya. Selain itu, lahan perumahan yang masih luas cocok untuk dijadikan tempat beternak jangkrik. 

Modal yang kamu keluarkan untuk membeli telur jangkrik 1 kilogram berkisar antara Rp. 200.000,00 hingga Rp. 500.000,00 tergantung dari kualitas telur. Setelah panen, dari telur jangkrik 1 kilogram, kamu bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp. 2.000.000,00 hingga Rp. 5.000.000,00.

Baca selengkapnya : Usaha Ternak Jangkrik yang Menguntungkan

3. Budi Daya Kroto

Kroto adalah salah satu makanan burung kicau. Saat ini banyak sekali pecinta burung kicau. Maka dari itu, kamu bisa memanfaatkan situasi ini dengan membudidayakan kroto.

Harga telur kroto bisa mencapai Rp. 90.000,00 bahkan bisa lebih mahal dari itu. Mengingat mahalnya harga kroto, maka kamu bisa membudidayakan kroto di rumahmu. Kamu harus menyediakan tempat yang tepat untuk membudidayakan kroto. 

4. Beternak Ayam

Beternak ayam cocok dilakukan di desa mengingat tempat yang masih luas. Ayam yang bisa diternak bermacam-macam, yaitu ayam kampung, ayam bangkok, ayam cemani, ayam asrama, dan lain-lain.

Kamu harus memilih indukan ayam yang sehat dan postur yang bagus jika ingin beternak ayam agar anakan yang dihasilkan bisa bagus juga. Keuntungan yang bisa diperoleh cukup besar tergantung dari ayam yang kamu jual.

5. Usaha Jual Ayam Potong

Kamu dapat membuka usaha jual ayam potong di desamu karena kebutuhan akan ayam potong cukup banyak. Ayam potong sangat dibutuhkan ketika ada pesta pernikahan atau khitanan di desa. Dengan begitu, maka usaha jual ayam potong cocok dilakukan di desa dan kamu bisa mendapatkan keuntungan.

6. Beternak Bebek dan Jual Telur Bebek

Banyaknya penjual bebek bakar dapat menjadikan peluang usaha untuk beternek bebek di desa. Kamu bisa menetaskan bebek sendiri atau membeli anakan bebek untuk dibesarkan dan kemudian di jual kepada penjual bebek bakar atau lainnya.

Selain itu kamu yang beternak bebek bisa juga menjual telur bebek kepada orang yang membutuhkan. Telur bebeka harganya mahal, sehingga jika kamu bisa menjual telur bebek dalam jumlah yang besar maka  kamu bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

7. Beternak Kambing

Kambing cocok diternak di desa karena di desa tersedia cukup banyak makanan kambing berupa rumput. Kamu cukup beli 2 ekor kambing (jantan dan betina) yang sudah dewasa. Setelah dikawinkan, beberapa bulan kemudian kambing betina akan melahirkan anak-anaknya sekitar 1 sampai 4 ekor. Anak-anaknya bisa kamu jual setelah dewasa atau bisa juga dijadikan indukan.

Kamu bisa menjual kambing jantan pada saat mendekati hari kurban karena pada saat ini harga kambing jantan bisa mahal banget. Jadi kamu bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil penjualan kambingmu.

8. Beternak Burung Lovebird dan Kenari

Bagi kamu pecinta burung, maka kamu bisa beternak burung di desa. Burung-burung yang bisa kamu ternak diantaranya adalah burung murai, burung kacer, burung lovebird, dan burung kenari.

Sepeti yang kita ketahui bahwa harga burung murai dewasa paling murah sekitar Rp. 2.000.000,00, burung kacer dewasa sekitar Rp. 350.000,00, burung lovebird dewasa sekiar Rp. 250.000,00 hingga Rp. 3.000.000,00 tergantung warna dan suara, dan burung kenari dewasa sekitar Rp. 100.000,00.

Begitu mahalnya harga burung-burung di atas, maka kamu bisa memanfaatkannya dengan beternak burung-burung tersebut. Jika nanti burung-burung yang kamu ternak telah memiliki anakan, maka kamu bisa menjual anakan burung tesebut untuk mendapatkan keuntungan.

Mengapa ternak burung cocok dilakukan di desa, karena lingkungan di desa lebih kondusif dan tempat yang lebih luas jika dibandingkan di kota. Namun di kota juga cocok asalkan ada tempatnya.

10. Berkebun Kelapa

Berkebun kelapa cocok dilakukan di desa karena lokasi yang cukup luas ada di desa. Berkebun kelapa bisa memberikan keuntungan yang tinggi mengingat banyaknya konsumen yang membutuhkan buah kelapa untuk dibuat minuman (kelapa muda) atau untuk kebutuhan lainnya.

11. Berkebun Pisang

Berkebun pisang juga cocok dilakukan di desa. Tempat yang luas menjadi salah satu alasan mengapa berkebun pisang cocok dilakukan di desa.

Ketika panen tiba, pisang-pisang bisa dijual ke kota atau di pasar-pasar terdekat. Keuntungan yang bisa diperoleh cukup besar jika kamu memiliki kebun piang yang luas.

12. Berkebun Singkong

Berkebun singkong bisa dilakukan di area perumahan jika tempatnya memadai. Jika tempatnya tidak memadai, maka kamu bisa berkebun singkong di ladang. Hasil panen singkong bisa kamu jual di pasar atau dijual ke tetangga yang mau membelinya. Kamu bisa mendapatkan keuntungan dari berkebun singkong.

13. Berkebun Jagung

Banyak sekali orang membutuhkan makanan yang satu ini, ya itulah jagung. Jagung bisa digunakan sebagai campuran sayur, bisa di bakar yaitu bakar jagung, untuk makanan burung lovebird, bisa direbus dan lain-lain. 

Kamu yang tinggal di desa bisa berkebun jagung. Saat jagung siap di panen, kamu bisa menjualnya ke kota atau ke pasar saat hari pasar. Harga 1 kilogram jagung di pasar sekitar Rp 4.000,00 hingga Rp. 6.000,00. Jika kamu panen jangung hingga ratusan atau ribuan kilo, kebayangkan berapa hasilnya. Kamu bisa jadi bos jagung. hehehe.. 😃

14. Berkebun Sayuran

Sayuran adalah salah satu makanan pokok yang baik untuk dikonsumsi setiap hari. Berkebun sayuran bisa mendatangkan keuntungan yang besar jika banyak sayuran yang di tanam. Kau harus memanfaatkan luasnya area untuk ditanami sayuran. 

15. Berkebun Buah-buahan

Berkebun buah-buahan juga cocok dilakukan di desa melihat luasnya area pertanahan yang bisa di tanami pohon buah-buahan. Pohon buah-buahan yang cocok di tanam misalnya pohon mangga, pohon pisang, pohon rambutan, pohon durian, pohon duku, pohon jerum, timun suri, dan masih banyak lagi lainnya. Keuntungan yang didapatkan cukup tinggi dari hasil berkebun buah-buahan.

16. Berkebun Cabe

Harga cabe terkadang bisa mencapai Rp. 60.000,00 per kilogram. Mahalnya harga cabe bisa di atas dengan menanam bace sendiri di area peruahan menggunakan pot. Dengan begitu kamu tidak perlu membeli cabe untuk keperluan sehari-hari.

Bagi kamu yang memiliki area yang luas, maka kamu bisa berkebun cabe dan jika berhasil maka bisa mendatangkan keuntungan besar karena harga cabe yang mahal.

17. Jual Bibit Sawit dan Karet

Sawit cocok ditanam di daerah pedesaan. Kamu yang memiliki modal dapat menjual bibit sawit kepada para pekebun sawit. Selain bibit sawit, bibit karet juga bisa kamu jual di desa, kamu sediakan bibit karet unggul di rumah dan pasti akan ada orang yang membelinya. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari penjualan bibitsawit dan karet lumayan besar.

18. Usaha Warung

Berjualan warung sembako dan kebutuhan sehari-hari cocok dilakukan di desa. Ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan lain selain mengurusi rumah tangga dapat membuka usaha warung. Ini bisa memberikan penghasilan tambahan untuk keluarga.

Modal yang dikeluarkan memang lumayan besar namun keuntungannya pun bisa lebih besar. Jadi jika kamu bisa mengelolanya, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan terus menerus.

19. Jual Pulsa

Berjualan pulsa di desa memang tidak seramai di kota. Tapi jika di desa tersebut hanya kamu yang berjualan pulsa, maka akan banyak orang yang membeli pulsa di tempatmu.

Kamu harus pandai mengelola uang pulsa agar keuntungan yang didapatkan bisa digunakan untuk membeli pulsa lagi. Ingat! jangan sampai pulsa tersebut habis dipakai sendiri.

20. Usaha Potong Rambut

Usaha potong rambut bisa juga dilakukan di desa. Usaha potong rambut memang kurang terpandang, namun jangan sepelekan penghasilan tukang cukur rambut. Penghasilan tukang cukur rambut sangat besar.

Kamu bisa menjalani usaha ini jika kamu memiliki keahlian memotong rambut. Bayangkan saja jika dalam 1 jam kamu bisa mencukur 4 orang, 1 orang membayar Rp. 10.000,00, nah dalam 1 jam kamu mendapatkan penghasilan sebesar Rp. 40.000,00.

21. Usaha Menjahit

Menjahit membutuhkan keahlian khusus. Kamu yang memiliki keahlian menjahit maka bisa membuka usaha menjahit. Jika semua orang di desamu menjahit baju di tempatmu, maka kamu akan mendapatkan keuntungan besar.

22. Usaha Anyaman

Jika kamu seorang pengrajin anyaman, maka kamu cocok untuk menjali usaha anyaman. Banyak sekali hasil anyaman yang bagus-bagus, seperti anyaran kursi rotan, anyaman topi petani dari bambu, anyaman karpet, dan lain-lain.

Modal yang dikeluarkan hanya untuk membeli bahan mentah seperti rotan atau bambu. Modal tersebut tentu tidak begitu besar. Dengan modal yang kecil, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan besar.

23 Usaha Kuliner Sederhana

Kamu yang memiliki keahlian memasak dapat menjalani usaha kuliner. Kamu bisa membuka warung nasi sederhana, berjualan bakso, modal, dan tekwan, atau yang lainnya. Dengan asumsibahwa setiap orang pasti makan, maka usaha kuliner adalah usaha yang paling cocok untuk dijalankan di desa ataupun di kota.

Usaha kuliner sederhana tidak membutuhkan modal yang besar. Dengan modal yang kecil pun usaha kuliner sederhana tetap bisa berjalan. Keuntungan dari usaha kuliner tidak perlu diragukan lagi, so pasti untung besar. he he he .. 😃

24. Usaha Bengkel

Usaha bengkel cocok dijalankan dimana saja, di desa ataupun di kota. Di desa hampir setiap orang memiliki kendaraan. Mereka jarang sekali yang memiliki keahlian memperbaiki kendaraannya jika kendaraannya rusak.

Maka dari itu, jika kamu memiliki keahlian di bidang otomotif, maka bisa membuka usaha bengkel. Modal yang diperlukan memang agar besar, namun sudah pasti bisa kembali dan bisa mendapatkan keuntungan terus menerus.

25. Dan Lain-lain

Selain berbagai macam usaha di desa yang telah admin sebutkan di atas, tentu masih banyak lagi usaha-usaha lainnya yang cocok dijalankan di desa seperti berjualan gorengan atau jualan es dengan berkeliling desa, dan lain-lain. 

Itulah beberapa ide usaha yang cocok dilakukan di desa dengan modal yang kecil yang mendatangkan keuntungan besar. Setelah mengetahui ide usaha tersebut, maka silahkan jalankan usahamu sekarang.

Baca juga :
Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan tentang 25 Usaha di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan. Semoga informasi tersebut bisa memberikan ide baik untuk anda dalam menjalani sebuah usaha.

Ayo turut berbagi (G+1) atau share (FB) informasi ini pada teman lainnya yang membutuhkan. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga kesuksesan dalam berbisnis dapat kita raih. Amin.