35 Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan

Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan -- Ide Bisnis-Usaha di Desa Sukses, Peluang Usaha di Desa yang Menjanjikan, Peluang Usaha di Desa Dengan Modal Kecil, Peluang Usaha di Desa Terpencil, Peluang Usaha di Desa Berkembang, Contoh Usaha di Desa / Kampung yang Sangat Menjanjikan, Ide Usaha di Kampung yang Menguntungkan, Ide Usaha Sampingan Di Kampung.

Kali ini admin akan berbagi informasi tentang 35 Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan. Informasi ini ditujukan bagi kamu yang merupakan seorang pemula yang ingin membuka usaha di desa. Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.


Menurut Undang-Undang No 5 Tahun 1979, desa adalah suatu wilayah yang ditempati sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat yang di dalamnya merupakan kesatuan hukum yang memiliki organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah camat, dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri (otonomi) dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia.

Suasana di desa masih sangat nyaman, pemandangan alam yang indah, bentangan sawah yang luas, polusi udara yang tidak banyak, suara yang tidak bising, dan kehidupan yang ramah antar tetangga. Kondisi tersebut cocok untuk kamu yang ingin memperoleh ketenangan dan kenyamanan hidup.

Tinggal di desa bukan berarti kamu tidak bisa berkembang dan sukses. Kesuksesan bukan ditentukan oleh dimana kamu tinggal, tapi kesuksesan ditentukan oleh seberapa keras kamu berjuang, serta konsistensimu untuk merah kesuksesan tersebut. Ketika kamu telah berjuang dengan sungguh-sungguh dan konsisten, maka kamu bisa meraih kesuksesanmu.

Potensi yang ada di desa harus kamu manfaatkan untuk meraih kesuksesanmu. Kamu bisa membuka usaha-usaha yang cocok di desamu. Lakukan analisis potensi usaha apa yang cocok untuk dilakukan, kemudian kombinasikan dengan potensi, minat, dan bakat yang kamu miliki,

Ketika kamu telah menemukan ide usaha yang cocok untuk kamu jalankan di desamu, maka bertindaklah. Orang bijak mengatakan "tindakan kecil yang dilakukan saat ini lebih baik dari pada rencana besar yang hanya dipikirkan saja"

Oleh karena itu, kamu harus memulai usahamu segera setelah menemukan ide usaha yang cocok didesamu. Mulailah dengan penuh keyakinan.

Mungkin akan ada orang yang mengejekmu dalam memulai usaha, jangan dengarkan mereka. Itu adalah tantangan pertamamu. Kamu pasti bisa melewatinya ini.

Setelah kamu terbiasa menjalankan usahamu tiap hari, orang-rang yang mengejekmu akan berhenti sendiri. Apabila ketika mereka melihat kesuksesan yang kamu raih berkas usaha tersebut.

Untuk kamu yang masih merasa bingung mau menjalankan usaha apa yang cocok di desa. Jangan khawatir, disini admin akan turut membagikan ide usaha di desa yang menguntungkan. Silahkan kamu baca informasinya, lalu pahami, dan jalankan usaha di desa berikut ini.

34 Ide Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan

1. Usaha di Desa : Ternak Ayam

Banyak sekali jenis-jenis ayam yang bisa diternak, diantaranya yaitu ayam bangkok, ayam kampung, dan ayam cemani, ayam ketawa, ayam pelung, dan masih banyak lagi jenis ayam lainnya.

Usaha ternak ayam merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Para pembeli ayam bisa datang dari mana saja, baik itu orang biasa yang butuh ayam, atau pembeli yang akan menjual lagi.

Jika kondisi lingkungan di rumahmu memungkinkan untuk beternak ayam, maka cobalah memulai usaha ternak ayam karena keuntungan yang bisa didapatkan lumayan tinggi.

Kamu dapat mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara beternak untuk pemula agar berhasil. Silahkan baca informasi lengkap yang kamu butuhkan. Disini admin hanya memberikan idenya saja.

2. Usaha di Desa : Ternak Ayam Hias

Selain seperti jenis ayam di atas, ayam hias juga bisa di ternak karena saat ini cukup benyak pecinta ayam hias. Ada cukup banyak jenis ayam hias yang bisa di ternak diantaranya ayam serama, ayam kapas, ayam mutiara, ayam kalkun, ayam kate, ayam brahma, dan masih banyak lagi lainnya.

Kamu yang hobi dengan ayam hias, selain memeliharanya sebagai hiasan, kamu juga bisa menjadikan hobimu sebagai sumber penghasilan dengan cara menernak ayam hias.

Menernak ayam hias bisa kamu lakukan seperti menernak ayam lainnya. Kamu cukup menyediakan lokasi yang memadai, pakan yang cukup, dan kandang yang bersih.

Jika kamu tertarik, cobalah untuk menjalani usaha yang satu ini.

3. Usaha di Desa : Jual Ayam Pedaging / Ayam Potong

Ayam pedaging dikenal juga dengan sebutan ayam potong. Ayam potong banyak digunakan oleh masyarakat pada momen-momen penting seperti hajatan, idul fitri, idul adha, sedekah, dan lain sebagainya.

Banyak orang-orang di desa yang suka membeli ayam potong dari pada ayam kampung. Pernah saya tanya pada seorang yang tinggal di sebuah desa, sayang katanya makan daging ayam kampung, lebih baik beli ayam potong saja untuk di makan. Melihat hal tersebut, bahwa masyarakat desa lebih suka makan daging ayam potong dari pada daging ayam kampung.

Ini adalah sebuah peluang untuk kamu yang ingin berbisnis / usaha jual ayam potong. Kamu bisa untuk besar di momen-momen hajatan. Akan banyak orang yang membeli ayam potong dari kamu. Dengan begitu, maka akan banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

4. Usaha di Desa : Budi Daya Ayam Ras / Ayam Petelur

Ayam petelur banyak dikenal oleh masyarakat pedesaan dengan sebutan ayam ras. Ayam ini berwarna jingga. Berbisnis ayam ras bisa cocok dilakukan di desa melihat lokasi yang cukup luas, makanan yang cukup banyak, serta orang-orang desa yang rajin dalam membersihkan kotoran ayam.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan penghasilan dari usaha budi daya ayam ras, maka mulailah dari sekarang. Kamu bisa mencobanya terlebih dahulu dengan membeli beberapa ekor ayam. Jika kamu berhasil, maka bisa menambah lagi beberapa ekor.

Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, maka kamu harus menyiapkan kandang yang besar dan ayam ras yang banyak pula, serta perawatan yang baik. Dengan begitu, hasil yang diharapkan bisa kamu peroleh.

5. Usaha di Desa : Ternak Kambing

Ternak kambing cocok dilakukan di desa. Rumput yang mudah di dapatkan menjadi satu alasan bahwa ternak kambing cocok dilakukan di desa. Selain itu, lokasi kandang yang bisa disesuaikan besar kecil juga menjadi satu alasan bagi masyarakat desa untuk beternak kambing.

Ada beberapa macam kambing yang bisa diternak, diantaranya yaitu kambing Samosir, kambing Kosta, kambing Muara, kambing Jawarandu, kambing Kacang, ambing Perawakan Ettewa, dan lain-lain.

Dari beberapa jenis kambiing yang telah di sebutkan di atas, silahkan kamu pilih salah satu kambing untuk kamu ternak. Biasanya kambing yang sering diternak oleh masyarakat desa pada umumnya yaitu kambing kacang.

Perawatan yang mudah, pakan yang tidak pilih-pilih, dan mudah beranak (1 tahun ± 2 kali), menjadi alasan masyarakat pedesaan memelihara kambing jenis ini.

Jika kamu tertarik beternak kambing, silahakn coba beternak kambing. Hasilkan kamu dapatkan sesuai dengan usahamu. Harga 1 ekor kambing kacang sekitar Rp. 500.000,00 - Rp. 1.000.000,00 tergantung postur kambing yang dijual.

6. Usaha di Desa : Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik juga cocok dilakukan di desa. Pakan yang mudah didapat dan lokasi kandang ternak yang mudah dipilih juga menjadi daya dorong untuk beternak jangrik di desa.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai ternak jangkrik, maka admin telah menyiapkannya pada artikel khusus. Silahkan baca "Usaha Ternak Jangkrik yang Menguntungkan"

7. Usaha di Desa : Ternak Bebek untuk Petelur

Berbisnis bebek petelur menjadi salah cara mendatangkan penghasilan untuk masyarakat desa. Bebek cocok di ternak di desa melihat lokasi umbaran yang luas, pakan (dedak, keong mas) yang mudah di dapatkan. Dengan kondisi yang kondusif, maka bebek petelur akan bertelur setiap pagi sebelum keluar kandang.

Dengan pemeliharan yang tidak begitu merepotkan, pemberian pakan cukup 3 kali sehari atau bisa di umbar ke sawah agar bisa makan makanan yang ada di sawah, bebek-bebek tersebut bisa menghasilkan telur-telur.

Jika kamu tertarik, silahkan coba untuk beternak bebek untuk petelur. Beli bebek yang sudah siap untuk bertelur. Jual telurnya lalu dapatkan keuntungannya.

8. Usaha di Desa : Ternak Bebek untuk Pedaging

Selain dimanfaatkan telurnya, kamu juga bisa beternak bebek untuk pedaging. Bedanya : bebek yang diternak untuk diambil telurnya adalah bebek dewasa, sedangkan bebek yang diternak untuk dimanfaatkan dagingnya adalah bebek remaja.

Jika kamu bermainat, belilah bebek yang masih kecil-kecil yang berumur sekitar 2-4 minggu biar harganya murah atau menetaskan sendiri saja, kemudian pelihara sampai agak besar (siap untuk dijadikan bebek goreng), lalu jual pada penjual bebek goreng atau warung makan yang membutuhkannya. Pemeliharaan yang baik akan memberi pengaruh yang baik pada pertubuhan bebek-bebek tersebut.

9. Usaha di Desa : Ternak Burung Love Bird dan Burung Kenari

Beternak burung Love Bird atau Kenari bisa dilakukan di kota ataupun di desa. Masyarakat desa yang memiliki hobi memelihara burung bisa mencoba untuk beternak burung Love Bird atau Kenari. Cukup banyak artikel yang membahas tentang cara beternak burung Love Bird atau Kenari. Silahkan baca dan praktekkan sendiri.

Harga burung love bird yang lumayan tinggi terkadang menjadi masalah di awal saat akan memulai usaha ternak ini. Namun ada solusi yang bisa kamu lakukan yaiu dengan membeli sepasang burung anakan yang harganya murah. Kemudian setelah dewasa kamu bisa menernakan burung tersebut. Pastikan burung tersebut berjenis kelamin jantan dan betina.

Jika kamu berhasil menernak burung Love Bird atau Kenari, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi karena memang harga burung-burung bisa di bilang mahal. Silahkan coba bagi yang tertarik.

10. Usaha di Desa : Ternak Burung Kacer dan Burung Murai

Burung Kacer dan Burung Murai juga cocok diternak di desa bagi yang menyukainya. Harga burung kacer yang cukup tinggi bisa mendatangkan keuntungan bagi peternak burung tersebut, apalagi burung Murai yang harganya lebih tinggi dari burung kacer.

Harus banyak-banyak membaca dan belajar dari peternak yang telah sukses sebelum memulai ternak burung jenis ini karena memang tidak mudah untuk beternak jenis burung tersebut. Setelah kamu memahami cara bertenak serta cara merawat, dan hal terkait lainnya, silahkan coba beternak burung kacer atau burung murai.

11. Usaha di Desa : Budi Daya Ikan Nila

Ikan Nila adalah salah satu ikan yang banyak disukai oleh masyarakat desa dan juga masayarakat kota. Bagi kamu yang tinggal di desa, maka kamu bisa memanfaatkan lokasi di sekitar rumahmu untuk dibuat kolam ikan Nila.

Kamu bisa membudidayakan ikan Nila dan ketika panen kamu bisa menjualnya di masyarakat sekitar atau menjual ke kota atau warung-warung makan yang membutuhkannya.

12. Usaha di Desa : Budi Daya Ikan Mas

Selain ikan Nila, ikan Mas juga banyak disukai oleh masyarakat desa dan kota. Kamu juga bisa membudidayakan ikan Mas untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Kamu beli bibit ikan Mas yang masih kecil-kecil, lalu pelihara dan beberapa bulan hingga siap untuk dipanen.

13. Usaha di Desa : Budi Daya Ikan Lele

Berikutnya adalah budidaya ikan lele. Ikan lele menjadi salah satu ikan favorit masyarakat kota. Mereka menyukai ikan lele dengan penyajian sebagai lele bakar. Nah, jika kamu inging membudidayakan ikan, maka ikan lele adalah salah satu ikan yang bisa kamu budidayakan di kolam rumahmu.

Untuk menghasilkan ikan lele yang berbobot, maka kamu harus memilih bibit ikan yang bagus, dan kemudian diberi pakan yang cocok dan teratur. Setelah beberapa bulan, silahkan dipasarkan kepada pembeli,  misalnya pedagang pecel lele atau warung makan yang membutuhkannya.

14. Usaha di Desa : Budi Daya Ikan Patin

Ikan Patin juga merupakan ikan yang banyak di konsumsi oleh masayarakat kota. Bagi kamu yang ingin membudidayakan ikan, maka ikan patin adalah salah satu ikan yang bisa kamu budidayakan.

Pilih bibit ikan yang bagus, beri pakan sesuai takaran dan pilih jenis pakan yang sesuai sehingga pertumbuhan ikan ideal. Saat panen tiba, silahkan jual ke kota, ke pasar, ke warung-warung makan, atau ke lingkungann sekitarmu.

15. Usaha di Desa : Menjual Bibit Karet dan Bibit Sawit

Bibit karet dan bibit sawit sangat cocok dijual di pedesaan. Masyrakat desa yang pekerjaannya selain bertani pada umumnya adalah berkebun. Ada yang berkebun karet dan ada pula yang berkebun sawit.

Bibit karet unggul di sukai oleh pekebun yang menginginkan karetnya menghasilkan getah yang banyak dan berkualitas. Begitu juga dengan bibit sawit, pekebun sawit tentu menginginkan sawit-sawitnya akan berbuah dengan lebat dan berat sehingga bisa mendatangkan keuntungan besar.

Kamu yang memiliki modal untuk berbisnis, maka dapat kamu coba untuk berbisnis menjual bibit karet atau bibit sawit sesuai keinginan.

16. Usaha di Desa : Menjual Bibit Buah-buahan

Bibit buah-buahan juga banyak di cari oleh masyarakat desa. Bibit buah-buahan ini berbeda dengan bibit buah-buahan yang tumbuh secara alami di desa. Bibit buah-buahan yang bisa dijual adalah hasil stekan sehingga ketika berbuah nanti buahnya bisa lebat, manis, dan tidak busuk.

Bibit buah-buahan yang bisa dijual misalnya bibis buah mangga, bibit buah kelengkeng, bibit buah jambu, bibit buah pepaya, bibit buah durian, bibit buah sawo, bibit buah pokat, dan lain sebagainya.

Kamu bisa menyiapkan bibit buah-buahan di rumahmu untuk dijual pada masyarakat sekitar ataupun mengelilingkannya pada masyarakat daerah lain.

17. Usaha di Desa : Jual Pulsa dan Kuota

Masyarakat desa yang saat ini sudah banyak memiliki HP canggih tentu menjadi pelung baru untuk kamu yang ingin berbisnis. Kamu bisa berbisnis jual kuota internet, tentunya juga berjualan pulsa. Kuota internet dibutuhkan oleh mereka yang suka browsing google atau maen game online. Ini adalah peluang untuk kamu, manfaatkan dengan baik.

18. Usaha di Desa : Usaha Warung Sembako

Melihat jauhnya pasar serta kondisi jalan yang buruk membuat masyarakat desa engan untuk pergi ke pasar. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh kamu yang mau berbisnis dengan membuka usaha warung sembako.

Kamu dapat menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat sekitar. Lengkapi warung sembakomu dengan makanan-makanan ringan, dan lain-lain yang dibutuhkan masyarakat.

19. Usaha di Desa : Usaha Anyaman

Usaha anyaman juga merupakan salah satu peluang usaha di desa. Kamu yang memiliki keahlian menganyam maka bisa membuka usaha anyaman. Anyaman yang bisa dibuat misalnya membuat tikar, topi petani, kursi rotan, tampah dan semacamnya, dan lain-lain.

Anyaman yang dibuat oleh masyarakat desa biasanya bagus-bagus sehingga banyak yang menyukainya. Jadi, bagi kamu yang memiliki keahlian dan tertarik, silahkan buka usaha ini.

20. Usaha di Desa : Distributor Beras

Banyaknya masyarakat desa yang bekerja sebagai petani menjadi di desa banyak beras. Kamu yang ingin membuka usaha di desa, maka menjadi distributor beras adalah salah satu usaha yang bisa kamu pilih.

Mudahnya mendapatkan beras menjadi salah satu alasan untuk membuka usaha ini. Selain itu, harga beras yang relatif murah menjadi alasan lainnya. Kamu bisa menjual berasmu ke kota karena di kota harga beras lebih mahal dibandingkan di desa.

21. Usaha di Desa : Bisnis Getah Karet

Kamu yang memiliki modal besar dapat membuka bisnis getah karet, maksudnya adalah membeli getah karet dari pekebun untuk dikumpulkan di rumah kemudian setelah banyak dijual pada pembeli karet. Kamu bisa memperoleh keuntungan dari selisih harga penjualan dan pembelian.

22. Usaha Bengkel Motor dan Mobil

Kamu yang memiliki keahlian memperbaiki bodi dan mesin kendaraan terutama motor atau mobil, maka bisa membuka usaha bengkel motor atau mobil. Kamu harus memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha ini.

23. Usaha di Desa : Usaha Kuliner Sederhana

Membuka usaha kuliner sederhana bisa kamu coba di desa. Misalnya berjualan lontong pecel, mie ayam, bakso, rujak tahu, atau membuka warung nasi sederhana. Orang-orang yang malas memasak akan datang ke tempatmu untuk makan di situ.

24. Usaha di Desa : Usaha Potong Rambut

Kamu yang memiliki keahlian memotong rambut, maka bisa membuka usaha potong rambut. Tentukan tarif yang tidak mahal agar masyarakat sekitar menggunakan jasamu untuk memotong rambutnya.

25. Usaha di Desa : Berkebun Cabe

Tempat yang luas di desa dapat dimanfaatkan untuk berkebun cabe. Harga cabe yang relatif mahal bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan dengan cara menjual cabe dari hasil kebun sendiri.

Pertama kamu kelola tanah yang akan di tanami cabe, kemudian beli bibit cabe yang berkualitas, lalu tanam, rawat, hingga panen cabe, dan pasarkan hasil panen cabemu.

26. Usaha di Desa : Berkebun Kelapa

Berkebun kelapa juga cocok dilakukan di desa melihat tanah yang masih luas. Kelapa bisa dijual saat muda ataupun ketika sudah tua. Usaha berkebun kelapa ini bisa menjadi usaha sampingan dan bahkan bisa menjadi usaha utama jika.

27. Usaha di Desa : Berkebun Kopi dan Kopi Coklat

Berkebun kopi dan kopi coklat cocok dilakukan di desa. Lahan yang luas menjaid salah satu alasan kuat untuk berkebun kopi dan kopi coklat. Pilih bibit yang bagus agar hasil panennya memuaskan.

28. Usaha di Desa : Berkebun Pisang, Jagung, Singkong, Buah-buahan dan Sayuran

Berkebun pisang, singkong, jagung, buah-buahan, dan sayuran sangat cocok dilakukan di desa. Kondisi tanah yang subur dan tanah yang luas menjadikan alasan untuk mencoba usaha ini. Pilih bibit yang unggul agar hasil panennya memuaskan.

29. Usaha di Desa : Usaha Pembuatan Tahu, Tempe, dan Gula Merah

Usaha pembuatan tahu, tempe, dan gula merah banyak dilakukan di pedesaan. Bahan-bahan yang mudah di dapatkan menjadi salah satu yang mendorang masyarakat desa membuka usaha ini. Pemasaran bisa dilakukan ke warung-warung terdekat atau di bawa ke pasar dan bahkan dijual di kota.

30. Usaha di Desa : Jual Obat-obatan dan Pupuk Pertanian

Masyarakat desa yang pada umumnya adalah petani tentu membutuhkan obat-obatan untuk melindungi padi dari serangan hama, mematikan rumput, membuat buah padi menjadi lebat, dan lain sebagainya. Selain itu, pupuk pertanian juga dibutuhkan agar tanah jadi subur sehingga padi juga bis tumbuh subur. Bagi anda yang ingin membuka usaha di desa, usaha ini cocok untuk dilakukan.

31. Usaha di Desa : Usaha Las

Usaha las juga bisa dilakukan di desa. Saat ini masyarakat desa sudah mulai membangun rumah-rumah yang modern yang banyak menggunakan peralatan yang memerlukan las. Jadi usaha las ini juga cocok di buka di desa.

32. Usaha di Desa : Usaha Mebel

Usaha mebel juga bisa dibuka di desa. Kamu yang memiliki keahlian membuat mebel-mebel kreatif, silahkan coba buka usaha ini. Untuk wilayah pemasaran bisa dilakukan di desa tersebut atau dipasarkan di daerah lain.

33. Usaha di Desa : Jual Bakso, Mie Ayam, dan Gado-gado

Masyarakat desa yang menyukai makanan seperti bakso, mie ayam, dan gado-gado,dapat dimanfaatkan oleh kamu yang memiliki keahlian untuk membuat salah satu atau kesemua makanan tersebut.

Harga makanan tersebut jika dipedesaan memang tidak terlalu mahal, tapi jika pembelinya banyak maka penghasilannya juga bisa banyak.

34. Usaha di Desa : Menyewakan Tenda, Alat-alat Pransmanan, dan Alat-alat Pesta

Masyarakat desa yang bisa mengadakan pesta pernikahan atau khitanan bisa di manfaatkan oleh kamu dengan menyewakan alat-alat yang dibutuhkan seperti tenda, alat prasmanan, alat pesta, dan lainnya.

Untuk menjalankan usaha ini, tentunya modal yang cukup besar harus kamu siapkan dan resiko kerusakan harus siap kamu tanggung. Namun keuntungan yang bisa kamu dapatkan pun cukup besar. Banyangkan jika setiap minggunya ada yang menyewa peralatan dari kamu, pantinya keuntungan besar bakal kamu dapatkan.

35. Dan lain-lain

Selain peluang usaha yang telah disebutkan di atas, tentu masih banyak lagi peluang usaha lainnya yang bisa kamu temukan dan jalani sesuai keahlian dan keinginanmu. Bisa kamu baca di "25 Usaha di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan"

Peluang usaha di desa yang telah disebutkan di atas harus disesuikan dengan kondisi desa masing-masing, misalnya dilihat dari iklam, kondisi tanah, irigasi, dataran tanah, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui kondisi desa, maka usaha yang dibuka bisa cocok dan sesuai sehingga keuntungan yang diharapkan bisa diraih.

Baca juga :

Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan tentang 35 Peluang Usaha di Desa yang Menguntungkan. Mudah-mudahan informasi tersebut dapat memberikan manfaat baik untuk kamu yang ingin memulai suatu bisnis.

Terima kasih telah membaca artikel ini dan silahkan berbagi (G+1) atau share (FB) informasi ini pada rekan atau kerabat anda lainnya yang membutuhkan. Cukup sekian and succes with your business.